Oleh: hudaesce | 04/03/2011

Pesan Untuk Pemimpin Bangsa

Source : almuslim-alharaki.blogspot.com

Pada Suatu hari ketika memasuki Kota Madinah, Umar Bin Khaththab sengaja memisahkan diri dari rombongannya untuk mengetahui keadaan Rakyatnya. ketika Amirul Mukminin itu tengah berjalan, Ia melihat wanita tua yang tinggal dalam tenda. Dengan menyamar menjadi Orang biasa, ia kemudian menghampiri wanita itu.

“Apa yang sedang dilakukan oleh Umar? ”

“ia baru saja datang dari Syam (Sekarang disebut Negara Syiria) dengan selamat,” kata Umar pura-pura tidak tahu.

“Semoga ALLAH tidak memberi balasan yang baik padanya, ” jawab Wanita itu.

“Mengapa ?” tanya Umar.

“Sejak dia menjadi Khalifah, aku tidak pernah mendapatkan apapun darinya, Baik Dirham maupun Dinar.”

“Dia tidak mengetahui kondisimu, karena kau tinggal disini,” Jawab Umar.

“Subhanallah….,aku tidak mengira bahwa orang yang dipercaya menjadi pemimpin Umat dan diberi tugas untuk mengurusi Umat, tidak tahu keadaan rakyat yang berada disebelah kanan-kirinya.”

Mendengar ucapan itu Umar menangis, “Celaka kau Umar !! bahkan nenek tua ini lebih pintar darimu,” Batin Umar dalam Hati.

“Wahai Hamba ALLAH, berapa uang yang harus kubayar untuk menebus deritamu yang disebabkan Umat tersebut ? katakan, karena aku  igngin menyelamatkannya dari siksa Api Neraka,” Kata Umar.

“Tak usah kau pedulikan aku, semoga mengasihimu.” Jawab wanita tua itu,

Umar terus mendesak hingga akhirnya wanita tua itu menghargai deritanya sebesar 25 Dinar. Saat itu, tiba-tiba Ali Bin Abi Thalib Abdullah Bin Mas’ud r.a datang, “Assalamu’alaikum…,Ya Amirul Mukminin,” sapa keduanya.

Mendengar kata-kata Amirul Mukminin ini, wanita tua itu meletakkan tangan diatas jidatnya. “Alangkah buruknya aku yang telah memaki Amirul Mukminin dihadapannya secara langsung,” katanya penuh penyesalan.

“Tidak apa-apa, semoga ALLAH mengasihimu, ” kata Umar. Dia meminta sehelai kain untuk menulis sesuatu, namun karena wanita tua itu tidak punya, dia lantas mengoyak bajunya dan menulis. “Bismillahirrahmanirrahim, Sesungguhnya Umar telah menebus derita seorang wanita tua bernama Fulanah akibat kelalaiannya sejak menjadi Khalifah sampai hari ini dengan uang sebesar 25 Dinar, semoga dia selamat dari tuduhan ketika kelak dihadapkan pada pengadilan Tuhan di padang Mahsyar. Ali Bin Abi Thalib dan Ibnu Mas’ud menjadi saksi dalam hal ini.

Surat itu kemudian diberikan kepada anaknya “Bila aku mati, letakkan ini dalam kain kafanku, aku akan membawanya menghadap Tuhan,” Pesan Umar.

Mengahayati sepenggal kisah diatas, kita bisa mengambil sebuah hikmah bahwasanya betapa pentingnya arti sebuah Amanah yang telah diberikan kepada kita. dan puncak amanah adalah amanah dalam kepemimpinan Umat, jika pemimpin Umat tidak amanah berarti kita tinggal menunggu kehancuran itu.

Karena pada Dasarnya, tugas Pemimpin adalah melaksanakan Amanah untuk melayani umat, yaitu memelihara segala urusan dan kemaslahatan mereka. Rasulullah saw. bersabda:

“Seorang pemimpin (penguasa) adalah pemelihara; dia bertanggungjawab atas pemeliharaan mereka. (HR al-Bukhari).

Rasulullah saw. juga mengingatkan:
“Tidak seorang hamba pun yang diserahi oleh Allah untuk memelihara dan mengurusi kemaslahatan rakyat lalu dia tidak melingkupi rakyat dengan nasihat kecuali ia tidak akan mencium harumnya surga. (HR. Bukhari).

Wallahu a’lam…,


Responses

  1. pertamax…

    buat para pemimpin bangsa : kapan kalian 100% mengabdi untuk rakyat ?

  2. Kalau saja SBY bersikap seperti itu.. bisa kiamat dunia ini..
    secara gitu loh, gak mungkin kan SBY begitu???
    Gajinya aja banyak kurang banyak…
    Fasilitas Milyaran rupiah rasanya kurang! (*hufft.. maaf!😀 )

    • Sungguh ironis sekali yach Mas Brow,

  3. […] Pesan Untuk Para Pemimpin Bangsa « Hudaesce's Blog […]

  4. tinggal menunggu kehancuran .. seremmmm

  5. lha ya itu! lha wong amirul mukminin aja nangis waktu ditunjuk jadi khalifah saking beratnya amanah yang diemban, lha ini koq nurdin malah pengen jadi ketua lagi!

    • Ntu Orang kayaknya udah bermuka tembok kali Bun,

  6. masih ada ga ya sosok pemimpin seperti Umar bin Khattab di negeri ini???🙂

    • semoga dalam 1000 masih ada satu Brade,

  7. menurut ane.. skrang SBY sedang mencoba bekerja untuk rakyat…

    tp partai kualisinya.. bukan memberi dorongan mala memberi pukulan ^___^

    mudahan kualisi makin sadar… ^__^

    • dan Semoga pemerintahan yang sekarang ini semakin lebih baik lagi tuk kedepannya,🙂

  8. Umar Bin Khatab salah satu pemimpin yang patut di contoh..

  9. jabatan menurut saya adalah sebuah dedikasi buat rakyat, duit urusan belakang.. lah kalau ada pejabat yang sering nuntut masalah gaji, napa dulu maju jadi pejabat..??
    sesengsaranya pejabat lebih sengsara rakyat kok

    • tapi sayangnya belum pernah ada yang mau jadi pejabat yang sengsara demi rakyat di Indo ini,😦

  10. Lama saya tidak membaca postingan seperti ini.
    Thank you, ini sungguh santapan rohani yang sangat berarti.

    • Sama-sama Pak, semoga memberi Inspirasi dan menfaat tuk kita semua. 🙂

  11. tugas seorang pemimpin memang sangat berat..
    mudah-mudahan pemimpin kita setidaknya tahu, nasib apa yang ada di ujung sana..

    • masbro jadi pesen kaos blogger indonesianya tidak?
      kalo jadi kirim data masbro ke email saya,, d.dery.ra@gmail.com
      soalnya mau di cetak nih..😀
      thanks

      • OK, menuju TKP dulu deh

  12. “Seorang pemimpin (penguasa) adalah pemelihara; dia bertanggungjawab atas pemeliharaan mereka. (HR al-Bukhari).,hmmm gw suka dech pas bagian ini… semoga pemimpim negara kita seperti ini .. aminnnnnnnnnn”

  13. Berkunjung malam🙂

  14. pemimpin bangsa kita sikapnya jauh dari umar, kebanyakan tidak peduli derita rakyat

    • semoga dalam 1000 masih ada satu kang,

  15. maap kang cuman mau ngasih tau dapet award silahkan ambil di blog saya😀

  16. Karena saya bukan pemimpin bangsa, berarti pesan ini bukan untuk saya

  17. Semoga masing-masing kita bisa mengambil hikmah dari kisah umar bin khottob ra, meskipun bukan sebagai pemimpin bangsa paling tidak sebagai pemimpin keluarga atau diri sendiri, amiin

  18. bangsa kita emang bukan bangsa islami gan…
    wajar aja tuch klo jauh dari tuntunan islan…

  19. ada tambahan pesnan nich buat pemimpin bangsa:
    tolong pesan mie ayam satu mangkok yach… ga pake lama😀

  20. kalo bangsa kita berada di bagian mana yaa??
    soale masih sibuk dengan sapa mendukung sapa.. lha rakyat, sapa yang mikirin yaa..

  21. Kayaknya postingan ini dikirim aja ke pemimpin bangsa ini, semoga bisa dapat pencerahan:mrgreen:

  22. sayangnya tulisan tulisan seperti ini hanyalah bacaan usang bagi mereka…
    semoga ketika kita kelak diberi amanah oleh Allah bisa memegangnya dengan penuh tanggung jawab…

  23. 1 bintang sob …

  24. pemimpin kita ga ada yang kayak gitu yah..??

    pada mikirin perut sendiri…
    huhh… *sebel*

  25. Salam persohiblogan
    Baru update dan BW lagi nih daku

    Rindu pemimpin yang bijak

  26. Kalau saja pemimpin negeri kita ini membaca dan meneladaninya…

  27. tidak sulit untuk jadi pemimpin. namun tidak mudah berperan sebagai pemimpin.

  28. Guys… negeri ini sedang belajar…
    yang komen2 di atas, kalo kalian tahu mana yang baik buat negeri ini… nyicil deh mulai sekarang, apa yang baik untuk negeri kita… pelajari kelemahan2 di negeri kita, ketahui akar permasalahannya, lalu beraksilah untuk menggantikan mereka yang saat ini ada di atas dengan semangat membangun negeri yang membara.

    soalnya penyakit masyarakat jaman sekarang, bisanya ngeluh doang without making any worth action. kita belum berada di atas sana guys, kita belum tahu serumit apa masalahnya. so, mengetahui sejak dini problem-problem mereka adalah hal yang sangat perlu.

    berbicara tentang sesuatu yang bernama KKN dan keluarga2nya. kalo kalian ngaku cinta Indonesia, mulai aja dari diri sendiri dulu. Jadi contoh buat teman2, rekan2 kerja… biar nanti kalo udah jadi pemimpin, kalian punya hak untuk tendang aja orang yang g sehati sama kalian. mudah kan?

    semua masalah ini bisanya hanya diselesaikan oleh generasi penerus. mereka yang ada di atas sana sekarang hanya bisa mempertahankan agar negeri ini tidak semakin jatuh.

    =========================
    Dan Mas Huda nih kayaknya calon pemimpin bangsa yang baik. Amin. Lanjutkan tulisan2 memotivasinya Mas.😀

  29. Bangkit negeriku

  30. heheheheee…,
    semua orang berebut mau jadi pemimpin padahal belum tentu bisa menjalankannya…,

  31. pemimpin bangsa ini mengabdi buat kroninya
    lihat saja: koruptor dilindungi
    banyak parpol dihinggapi maling, tapi diam saja
    termasuk parpol yang ngaku paling relijius
    betapa ironisnya bangsa ini

    sedj

  32. kok belom update lagi bro???

  33. halo mas😀 lama tak jumpa ni hhe

  34. sikap yang patut diteladani oleh siapa saja

  35. Subhanallah…
    Semoga kisah ini bisa menjadi teladan bagi setiap pemimpin… termasuk kita yang menjadi pemimpin bagi diri kita sendiri…🙂

  36. hampir dipastikan tidak ada pemimpin yang seperti itu sekarang ya mas, semua pada miskin iman sehingga miskin kepedulian
    …………………………………..
    mohon maaf mas, mohon doa dan bantuannya di
    http://bchree.wordpress.com/2011/03/09/mohon-do%E2%80%99a-dan-bantuannya/
    terima kasih

  37. Subhanallah inspiratif sekali. Andaikan pemimping bangsa kita menyadari amanah seperti itu ya. Eh di mulai dari diri sendiri dulu ya, kan katanya tiap tiap diri ini adalah pemimpin ya😀

  38. bener yang dikatakan bundamahes kok bisa2nya si nurdin nyalon lagi
    memang ajaib bangsa indonesia

    • Diminta turun oleh rakyat malah nantang menteri turun dulu. Kacau. Kenapa ga nantang rakyat turun saja. Turun ke kantornya biar dia dijadikan maskot kekesalan rakyat.

  39. Jadi pemimpin koq seneng, banyak dosa ama rakyat …………

  40. Sementara pemimpin bangsa sekarang ini (di Republik Ingkar) tertutup matanya. Lingkaran haus kekuasaan di sekitarnya membuat rakyat hanya sebatas angan-angan. Yang ada hanyalah uang yang bertaburan. Tak tahu itu dari mana dan untuk apa.

  41. assalamu ‘alaikum..
    setiap kita adalah pemimpin dan setiap kepemimpinan akan diminta pertanggungjawabannya…

  42. Harus jadi pemimpin yg bertanggung jawab

  43. menarik artikelnya…

  44. Blogger dari Malaysia …

    http://mselim3.blogspot.com

    artikel yang menarik….teruskan penulisan anda istiqamah k….
    atas dasar amal makruf nahi mungkar…
    memang sukar berpesan2 pada kebenaran dan takwa hanya orang-orang yang sabar sahaja dapat melakukannya….

    ingat pesan ini

    Dari Abdullah bin ‘Amr r.a., Rasulullah SAW telah pun bersabda yang bermaksud, “Balighu anni walau ayah. (sampaikan daripada ku walau satu ayat)”– Hadis Riwayat Bukhari


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: