Oleh: hudaesce | 25/01/2011

Hati yang semakin kelam

Satu nama yang ketika kudengar selalu membuat hatiku berdesir-desir itu adalah Nurul Indriyani, yang merupakan sebuah sosok perempuan yang cantik dan manis  yang kerap kali akrab disapa dengan panggilan Nurul.

Aku kenal Nurul itupun dari Sahabat dekatku, dan dari perkenalan itu terjadilah hubungan manis dimana benih-benih cinta mulai tumbuh dihati kami. Perempuan yang  terkenal agak pendiam ini mampu memberiku ketegaran disaat diriku tengah terombang-ambing dalam kegelisahan dan kegalauan yang kerap kali menerpaku. Dalam hati ini tak menyangka, ternyata masih ada sosok perempuan yang  baik dan mampu mengerti perasaan ini.

Namun, entah kenapa kebahagiaan yang kurasakan  itu tak berlangsung lama. karena impian itu telah hilang ditelan sang waktu, akhirnya harus kuterima luka untuk yang kesekian kalinya. kadang aku tak mengerti kenapa diriku harus mengalami luka dan luka lagi. Yaaa…,Tuhan, apa salah dan dosaku hingga aku seperti ini. Hingga waktupun terus berlalu, dan aku juga tak boleh menyesali apapun yang terjadi pada diriku ini.

“Andi…, ” sapa seorang cewek yang ada dibelakangku, dan akupun menoleh. “Andi ya….,katanya meyakinkan. “iya, kamu Dini kan, Balasku”   Lalu kami saling berjabat tangan. Bagaimana kalau kita minum-minum dulu, “ajak Dini. “Okelah”, Jawabku meyakinkan.

“Andi, apa kamu masih kenal dengan Nurul ?? “tanya Dini. Tak usah mengingatnya lagi, “Pintaku “. Tapi Dia kemarin kerumahku, dia ingin meminta maaf kepadamu. Apakah Karena  dia baru menyadari bahwa  dia juga sangat mencintaiku ??  “tanyaku “. Hufft….,kenapa baru sekarang dia mengutarakan hal seperti itu kepada ku,  Setelah aku tahu bahwa hubungan yang selama ini aku jalani dengannya hanyalah suatu kebohongan dan pelampiasannya kepadaku atas kekecewaan yang pernah dia alami dengan mantan kekasihnya terdahulu. “lirihku pelan”.

Setelah mendengar apa yang disampaikan Dini tersebut, kini tak ada sedikitpun kurasakan getar-getar indah seperti dulu. Hatiku kini serasa membeku dan semakin membatu. ***

 

 

 

*** Hanya sebuah kisah fiktif belaka, sekedar tulisan yang menemani dan mewakili perasaan insan yang tengah mereguk pahitnya cinta karena kelalaian orang-orang yang tidak mengerti Cinta.

 

 


Responses

  1. kisah yang pilu🙂

    semoga segera menemukan cintanya mas….cinta laura mau ga?😀

    • gak mau ah….,
      yang itu mah terlalu berat mas ,hhe 🙂

  2. (Maaf) izin mengamankan KEDUAX dulu. Boleh, kan?!
    Saya curiga ini bukan hanya sebuah kisah fiktif belaka….
    hehehehehe😀

    • aku jg curiga😆

    • Yeee……..,Om-om ma Tante nih, gak percaya za deh kalo dibilangin.
      Ni cuman Fiktif za kok, yakinlah sumpah. 🙂

  3. ni pasti cerita kenyataan… hahaha

    • Nggak kok, kalaupun emang ada kesamaan tempat, nama dan peristiwa tu melainkan hanyalah kebetuan belaka. hhe 😆

  4. berdasarkan kisah pribadi ya..(:

    • gak brow, cuman terinspirasi ma kisah yang seringkali aku dengar dan rasakan dari teman2 yang curhat kepadaku. 🙂

  5. Semoga cerita fiktif itu nggak terjadi didunia nyata…

    • Amin….,Semoga za kayak gitu ya pak, 🙂

  6. cinta itu ibarat api ya, ….
    kalau tak pandai menjaganya bisa melukai…he..he…

    • Namun jika pandai menjaga dan menggunakannya pastinya kan sangat berguna ya.🙂

  7. Absen dulu…
    bakat nulis cerita nih >_<
    terlepas sesuai pengalaman atau tidak.. sebagai pemimpi jadi penulis,saya tidak sepakat jika seorang penulis kehilangan privasi karena tulisannya.
    tulisan dan penulis bisa beda kok🙂

    • Setuju !!!!!!!!!!! :mrgreen:

  8. gk diikutin sm kontes cermin berhikmah mas?😀

    • Gak ah kang, malu saya. cz tulisankan jelek banget, udah gitu kayaknya gak ada hikmah yang sipp untuk diambil kan .🙂

  9. Daripada mereguk pahitnya cinta, mending join kopi sama saya mas, mumpung masih anget, hehe..

    • Jiah…,kepengen banget tuh sebenernya,
      tapi sayangnya, gara2 saya kena gangguan lambung jadi ya dilarang minum kopi pak dokter 😦

  10. qu merasakan getirnya hatimu yg agy terluka, pantas stat u selalu mencari apa itu cinta, ternyata .. heheheeee fiksi na mantap😉

    salam

    • Salam Juga Mbak Uni,

      kenapa baru tahu sekarang,😥

  11. Apakah kelalaian orang-orang yang tidak mengerti cinta ini membuatmu merasa seperti Andi?

    Jika ya, bersabarlah… berarti bukan dia yang terbaik buatmu🙂

    • dan semoga Andi akan mendapatkan sesuatu yang lebih baik lagi untuknya,🙂

  12. lanjkutkaaaaannn????
    penasaran kelanjutannya…🙂

    • Cerita ni gak ada kelanjutanya e kang 😦
      cuman berhenti disitu za:mrgreen:

  13. curhat…🙂

  14. bagus, mass..😀

    • Thanks Mas Brow 😀

  15. lg patah hati neh😉

    • Nggak kok,Yakinlah sumpah Bukan saya yang saya gi patah hati.🙂

  16. kisah fiktif berdasarkan pengalaman pribadi, betul???:mrgreen:

    • Ni Murni Fiktif dan bukan pengalaman pribadi kok Bun, yakinlah sumpah 😀

      • tuh kan banyak yang nyangka kalo ini kisah nyata!😛

  17. Ini kisah nyata ya…🙂

    • Nggak og bang, yakinlah sumpah 🙂

  18. tunggu dulu.. nama tokoh ga terinspirasi dari nama saya kan? *nelen mouse*

    Perih banget ceritanya..😥

    • tenang za, gak terinspirasi darisitu kok. 😆

  19. kisah fiktif atau kisah nyata?

  20. sabar mas…sabar…

    ehm…
    pasti tokoh Nurul-nya ini terinspirasi dari aku yah…???hohoho…
    aku kan cantik dan manis…heuheu…

    • hu’um Din, tahu za deh kalo emnag terinsiparasi dari dirimu…., 🙂

  21. kirain beneran…kalo bener juga gpp..:)

    • Kok gak papa ??? kan kasihan tuh kalo kayak gitu 😦

  22. fiktif atau fiktif mas? hhe
    kok sepertinya menjiwai banget ya ceritanya
    curiga ni hahahah

    • Betulan fiktif og Cahya, yakinlah……,
      Cuman, mungkin karena saat itu hati dan jiwa saya lagi risau dan galau jadi ya begitu menjiwai tentang cerita itu deh. 😥

  23. hhmmmm….
    cinta terkadang memang menyakitkan
    tetap semangat Kang
    salam sukses..

    sedj

    • Thanks tuk semangatnya masbrow,🙂

  24. pengalamannya seru juga gan😀

    • iya dong ……,🙂

  25. begitulah cinta, deritanya tiada akhir… kata si patkay…😀

  26. bener nih Huda, hanya fiktif kisahnya?😛

    bukan dr pengalaman pribadi?

    ayo dong, tetap semangat ,Huda……..
    cinta itu akan datang sendiri kok, dimana seharusnya dia berada, gak perlu dikejar atau dicari….
    cinta akan menemukanmu…… percaya deh……….🙂
    salam

    • Bener Bunda ……..,🙂

      Thanks tuk Nasihatnya yang Indah itu ya Bunda😀

  27. fiktif??? yang benar Huda…
    hayuk ah,, masih banyak cinta-cinta tulus disekitarmu,, bening-bening lagi🙂

    • hu’um og Mbak,

      bi juga lagi nyari yang bening-bening og 😆

  28. Mencintai Tuhan lebih menyenangkan..

    • Setuju !!!!!!!!
      dan itupun yang kan selalu aku lakukan 🙂

  29. kisahnya pilu amat mas… ni fiktif atau kisah nyata mas?🙂 hayo ngaku…ngaku…😀

    • iya deh aku ngaku, ni cuman fiktif og mas. Percaya deh ma aku……, :mrgreen:

  30. curiga ini kisah fiktif “based on kisah pribadi yang nyata”:mrgreen:

    • Nggak kok……, 🙂

  31. cinta, hampir selalu dijadikan sebuah tema dalam cerita

    • karena itulah yang takkan pernah ada habisnya 🙂

  32. based on true story nih kayaknya hehehehe

  33. bakat jadi penulis novel… terasa nyata dan full emosi. pantes aja banyak yg nyangka cerita nyata & pengalaman pribadi…
    (eits…jangan2 beneran pengalaman pribadi nih.. curiga.com)


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: