Oleh: hudaesce | 29/09/2010

Sisi lain Anak Jalanan

Website for this image arrosyadi.wordpress.com

Pada awalnya saya juga gak begitu peduli mengenai  sisi lain dari anak jalanan, dan mungkin dari kawan-kawan semua juga ada yang berpikiran sama dengan saya.  sekilas wajar saja, Mungkin bila kita melihat anak jalanan yang selalu yang ada di benak kita adalah anak yang kotor, kumuh, dan nakal. Memang semua itu benar.

Namun, entah kenapa ketidak pedulianku berubah 180 derajat menjadi simpati dan kagum dengan mereka. semua itu berawal sekitar 9 Bulan yang lalu, ketika itu aku masih menjadi seorang perantuan. waktu itu adalah Pagi yang cerah di kota mamuju (Sul Bar) seperti kebiasaan ku di pagi-pagi sebelumnya, setelah bangun tidur,sholat subuh, masak, dan satu lagi yang sudah jadi rutinitas harian ku yang gak pernah ketinggalan adalah buang sampah.

Pagi itu, suasana jalan di Ibu kota sulawesi Barat tersebut  bisa dibilang masih sepi dan lengang dari lalu-lalang dari kendaraan yang melintas, namun kesunyian tersebut dipecahkan oleh suara anak-anak jalanan alias pemulung yang sedang berebut botol dan gelas plastik bekas air minum mineral yang berada dalam salah satu tong sampah dekat tempat kontrakan ku tersebut. Namun tanpa aku sadari dari arah belakang ku berdiri, tampak seorang anak kecil dengan pakaian yang lusuh mendorong gerobak sampah nya mendekati tong sampah yang ada di dekat ku sambil tersenyum ia menyapa ku “Permisi Mas…..” akupun terus menyingkir dari tempat tersebut segera masuk kedalam rumah untuk melanjutkan memasak di dapur. dan belum sampai di depan pintu aku menoleh dan memperhatikan anak kecil  yang tadi menyapa ku, ternyata dia tengah sibuk mengorek-ngorek sampah yang baru saja aku buang ke tong sampah. melihat segala kejadian di pagi itu belum terlintas sedikit pun hal-hal istimewa mengenai sisi lain seorang anak jalanan.

Sampai pada malam harinya ketika aku selesai lembur kerja, aku menyempatkan diri untuk jalan-jalan seorang diri menikmati keramaian kota mamuju tersebut. Cukup lama aku mengitari tiap sudut jalan yang ada di Kota tersebut. kaki ku pun rasanya sudah capek untuk berjalan dan aku pun memutuskan untuk berhenti dan istirahat disalah satu bangku kosong yang ada di pinggir jalan, yang ternyata tidak jauh dari tempat aku istirahat itu ada beberapa anak kecil yang sedang asyik bercanda dengan teman-teman sebaya nya, yang ternyata ketika aku perhatikan mereka itu semua adalah anak-anak kecil yang tadi pagi aku jumpai tengah berebutan botol plastik di dekat tempat tinggalku . aku pun menghampiri  mereka sekedar pengen pengen ngajak ngobrol,

Website for this image estufanani.wordpress.com

Bermula dari percakapan itulah aku mulai mengetahui satu persatu dari mereka. dan tanpa aku sadari sebelumnya, ternyata mereka menjadi pemulung itu semata-mata selain membantu orang tua nya mencari nafkah, ada satu alasan yang membuat aku terkejut bahwasanya uang dari hasil memulung sampah-sampah  itupun gak serta merta untuk jajan mereka, uang itu pun ternyata digunakan untuk beaya sekolah dan membeli peralatan-peralatan belajar seperti buku Dll. yang jadi pertanyan ku kala itu adalah kalau sejak pagi sampai siang dia bekerja mencari sampah, terus kapan ia sekolahnya??? dengan nada polos salah satu dari mereka menjawab , “kami masuk SD sore mas,masuknya itu mulai jam 2 siang dan pulangnya sore sekitar pukul setengan lima”. dan masih Menurut penuturan dari mereka,ternyata setelah pulang sekolah pun mereka tidak  langsung  istirahat ataupun bermain dengan teman-teman sebayanya. sambil membawa buku untuk belajar, mereka mensortir atau memilih sampah-sampah yang nantinya akan mereka jual kepada para pengumpul barang-barang bekas.

Sekitar pukul 23.30 WITA aku mengakhiri percakapan ku dengan mereka,setelah itu aku pun pulang menuju ke kontrakan ku untuk istirahat. disetiap jengkal langkah kaki ini berjalan menapaki trotoar kota itu, hati ini terus diselimuti rasa simpati yang begitu besar kepada mereka.

1 pelajaran buat kita semua, meskipun mereka miskin secara harta  ternyata dengan segala kemampuan mereka selalu berusaha dan berharap bahwa kelak tidak miskin ilmu. sungguh sangat ironis dengan kebanyakan para pelajar yang aku kenal saat ini ,mengapa mereka yang dikarunia i keluarga yang berkecukupan, SPP tinggal minta, sekolah pakai kendaraan pribadi. namun, apa yang terjadi dengan mereka, alih-alih belajar dengan rajin tidak bolos sekolah saja sudah beruntung.

dan 1 lagi yang Perlu kita ketahui bahwa Anak-anak jalanan mempunyai suatu keistimewaan yang tidak kita miliki. Apa keistimewaannya? Tiap hari mereka mampu melawan kekejaman kehidupan hanya untuk 1 tujuan yaitu mencari uang untuk hidup. walaupun yang didapat sedikit namun mereka tetap bersyukur dan tak mengenal kata “putus asa” untuk kembali berjuang pada hari-hari selanjutnya. Namun bagaimana dengan kita? Kita tidak tiap hari merasakan kekejaman dunia, hanya pada waktu tertentu saja namun lebih parahnya kita selalu gampang berputus asa bila mengalami kegagalan dan yang lebih parahnya lagi kita tidak pernah mensyukuri apa yang kita punyai saat ini. Sekarang lebih hebat manakah ?kita atau anak jalanan?

Referensi : Resensi.net


Responses

  1. (Maaf) izin mengamankan PERTAMAX dulu. Boleh, kan?!
    Saya termasuk anak jalanan atau enggak, ya?😆

    • Monggo……..,silahkan.
      kalo di liat dari wajahnya sih kek nya gak beda-beda jauh ma anak jalanan,…hhe kidding brow..

  2. terus terang kalau melihat mereka saya merasa malu dalam hati saya. jujur sampai sekarangpun, saya masih belum bisa untuk mengikuti jejak seperti itu.
    halo mas, salam. sekalian mau ngasih tahu nih, kalau linknya udah saya pasaang di rumah baru. mohon link yang disini di edit dikit yah. hehehehe🙂

    • Semoga kita dapat belajar dari sisi lain anak-anak jalanan,OK Link nya udah aku edit……,

  3. ternyata kita jg harus belajar dari anak jalanan ya bro..🙂

    • betul,betul,betul…..,kita jangan cuma melihat mereka dari sisi negatif nya saja,karena gk semua nya seperti itu. Bahkan kalo kita lebih daalam melihat kita tuh sebenernya kita tuh gak ada apa-apa nya dibanding mereka.

      • tp menurut gw kita harus belajar lg arti kehidupan …..n mencoba membantu mereka untuk menggapai suatu impian yg lebih cerah…

  4. Tempaan hidup setiap orang emang beda2, dan diluar sana banyak kisah2 hidup yg membuat kita harus banyak bersyukur

    • betul,betul,betul……..,jangan terlalu sering mendongakkan kepala kita keatas, sesekali mungkin kita juga perlu melihat ke bawah agar kita bisa lebih bersyukur.Thanks untuk kunjungan di blog yang sederhana ini.

  5. Salam kenal bung, banyak fenomena disekeliling kita yang bisa kita jadikan kaca agar kita selalu bersyukur atas segala nikmat..semoga mereka selalu diberi kekuatan untuk mampu bertahan diserba keterbatasan…

    • Salam kenal juga……,semoga dengan melihat segala keterbatasan mereka bisa menjadikan kita lebih bersyukur Kepada Nya.

  6. aku juga pernah menemui kisah sprti ini..
    Tapi dalam kereta..
    Dan mereka juga memulung

    • entah kita sadari atau nggak, sejujurnya Kisah semacam ini bnyak sekali terjadi di sekitar kita. namun,jarang sekali orang bisa bersyukur ktika melihat dibalik kehidupan mereka.

  7. ehm … kita bisa belajar tentan kehidupan ini dari siapa saja … tanpa memandang usia dan status … termasuk kepada anak jalanan sekalipun … pemulung … pengemis … gelandangan …

    ~~~ Salam BURUNG HANTU ~~~

    • betul,betul,betul………..,

  8. waduh… sepertinya ini cerita gw sendiri nich…
    coz dulu gw juga termasuk anak jalanan kyk di atat tadi!
    jadi malu dech :p hehehe….

    • Ah,yang bener.Wah……, kalo gitu mending Nama Blog mu diganti za brow,jadi anak jalanan ngeBlog gitu.kan malah seru,xixixixixixix……kidding Brow,

    • numpang ketawa😀

      • Monggo……,tapi ketawa nya jangan lebar-lebar ya,hoahahahaha

  9. ternyata memang banyak hikmah yg bisa didapat, tdk hanya sekedar dr bangku sekolah atau gedung kantor saja ya Huda.
    dr tempat kumuh anak jalanan pun banyak hikmah berharga didapat disana.
    semoga kita termasuk orang2 yg bersyukur pd semua yg telah punya dn diberikan oleh NYA,amin
    salam

    • Amin……..,Yaps,betul bwanget Bunda,di setiap sisi kehidupan ini banyak tersimpan Hikmah andai kita mau menelaah dan mendalaminya.

  10. Benar yah, pelajaran itu ga jauh2 dari kita… Dia ada di mana2, termasuk di dalam diri anak jalanan.

    Terima kasih untuk sharingnya mas. Salam kenal yah.😀

    • Salam kenal juga………,Terima kasih telah berkinjung ke blog yang sederhana ini,segala hal itu bisa menjadi sebuah pelajaran yang sangat berharga asalkan kita mau memahami & manghayati.

  11. anak jalanan bisa menjadi inspirasi bagi kita untuk besyukur, smoga suatu saat kita bisa mengentaskan mereka dari jerat kemiskinan ;D

    • Yaps….,sebenernya yg terpenting jg dsitu mas,mengentaskan mereka dari jerat kemiskinan.Thanks telah berkunjung ke Blog yang sederhana ini.

  12. Hmmm…. sebenernya mereka lebih kurang beruntung dari kita, oleh karana itu kita harus lebih peduli terhadap sesama🙂

    • Disitulah sebenernya kewajiban kita mas,harus peduli dan berbagi dengan sesama.aku yakin disekitar kita juga banyak yang tidak jauh beda dari nasib mereka.

  13. banyak pelajaran yg kita dapat dari mereka🙂

    • Betul kak, setidak nya bisa menjadikan kita lebih bersyukur dengan apa yang kita miliki saat ini.

  14. https://www.facebook.com/pages/5000-untuk-anak-jalanan-dan-untuk-korban-bencana-alam/101884539935136


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: