Oleh: hudaesce | 25/09/2010

Ada Apa dibalik Kejujuran……,

Mungkin dari kawan-kawan semua sudah pernah atau mungkin sering kali mendengar cerita dibawah ini, tapi tak apalah aku ingin Share kembali cerita ini.

Dikisahkan, ada seorang mantan budak kurus yang dimerdekakan oleh tuannya. Namanya Mubaroq. Setelah merdeka, dia bekerja pada seorang pemiliki kebun sebagai buruh. Suatu hari, sang tuan mengunjungi kebunnya bersama dengan beberapa sahabatnya. Dipanggillah Mubaroq, “petikkan kami beberapa buah delima yang manis!,” pintanya.

Bergegaslah Mubaroq melaksanakan perintah sang tuan. Dia memetik beberapa buah delima dan diserahkannya kepada sang majikan dan beberapa sahabatnya tadi.

Namun, ketika majikannya mencicipi delima yang dipetik Mubaroq, tak satupun ada yang manis. Semuanya masam. Sang majikan marah dan menanyai mubarak, “apa kamu tak bisa membedakan delima yang manis dan yang masam?”

“Selama ini Anda tak pernah mengizinkan saya makan barang sebuahpun, bagaimana saya bisa membedakan yang delima yang manis dan yang masam?,” jawab Mubarak.

Sang tuan merasa kaget dan tak percaya, bertahun-tahun bekerja di kebun itu, tapi Mubaroq tak pernah makan satu buahpun. Maka ia menanyakan hal itu kepada tetangga-tetangganya. Mereka semua menjawab, Mubaroq tak pernah makan delima barang sebuahpun.

Singkat cerita, selang beberapa hari, sang tuan datang menemui Mubaroq untuk dimintai pendapatnya. “Aku hanya punya seorang anak perempuan, dengan siapa aku harus menikahkannya?”

Mubaroq menjawab dengan tenang, “tuan, orang Yahudi menikahkan karena kekayaan, orang Nashrani menikahkan karena ketampanan, orang  Jahiliyah menikahkan karena nasab kebangsawanan, sedangkan orang Islam menikahkan karena ketakwaan. Tuan termasuk golongan mana silahkan tuan menikahkan putri tuan dengan cara mereka!”

Pemilik kebun itu berkata, “demi Allah, aku hanya akan menikahkan putriku atas dasar ketakwaan. Dan aku tidak mendapati laki-laki yang lebih bertakwa kepada Allah melebihi dirimu. Maka aku akan menikahkan putriku denganmu.”

Subahanallah, Mubaroq menjaga dirinya dari makan buah delima di kebun yang dia bekerja di sana karena belum pernah diizinkan oleh pemiliknya, namun akhirnya Allah anugerahkan kebun itu beserta pemiliknya kepadanya. Balasan memang sesuai dengan amal. Barangsiapa meninggalkan sesuatu karena Allah, niscaya Allah akan menggantinya dengan yang lebih baik.

Seorang Arab Badui menceritakan, “Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam pernah memegang tanganku kemudian mengajariku sebagian yang telah Allah ajarkan padanya. Beliau bersabda”Sesunguhnya, tidaklah engkau meninggalkan sesuatu karena rasa takut kepada Allah ‘Azza wa Jalla melainkan Allah akan memberikan kepadamu yang lebih baik darinya. ” (HR. Ahmad)

Rosululloh SAW pun pernah bersabda di Depan para Sahabatnya di dalam masjid Nabawi bahwasanya “Barang siapa yang meninggalkan sesuatu yang Haram karena ALLOH SWT, maka suatu ketika dia akan memperoleh yang Harm itu dalam keadaan Halal.”

SESEORANG yang amanah atau jujur akan dipercayai oleh orang lain dalam melaksanakan tugas dan sentiasa dihormati dalam pergaulan di masyarakat. Biar bagaimana maju sekalipun, sifat ini masih penting dididik dan diamalkan.

Amanah adalah sifat yang sangat indah dan mulia dari hati dan diri sempurna. Ia termasuk cabang akhlak mulia, tingkah laku terpuji dan sifat yang murni. Orang beriman mestilah mempunyai sifat amanah sebagai salah satu sifat penting dalam hati seseorang.

Rosululloh SAW pun sering mengingatkan umatnya mengenai keutamaan sifat ini melalui hadis diriwayatkan Imam Ahmad, al-Bazzar dan Tabrani, maksudnya: “Tiada iman bagi orang yang tiada amanah dan tiada agama bagi orang yang tidak (dipercayai) janjinya.”

Wallohi mu’afiq ila Aqwamitthoriq……,


Responses

  1. Subhanallah,

    Postingan kamu membuka hati saya, jika saya meninggalkannya demi ALLAH maka ALLAH akan memberikan saya yang lebih baik🙂

    Salam kenal dan terimakasih atas kunjungannya yah!

    Semoga kita bisa menjadi sahabat🙂

    • Salam kenal juga sahabat ku………,terima kasih atas kunjungan nya di Blog yang sederhna ini,semoga bermanfaat.

  2. Subhanallah, kisah yg sangat indah sekali utk lebih memberikan pencerhan ttg amanah pd diri kita.
    Semoga kita semua mampu menjadi orang yg dapat menjaga amanah hanya krn Allah swt ,amin
    Terimakasih krn telah berbagi kisah yg sangat bermanfaat ini ,Huda🙂
    salam

    • Salam balik juga Bunda…..,Terimakasih telah berkunjung kesini,semoga cerita yang aku share bermanfat tuk kita semua.

  3. (Maaf) izin mengamankan KEEMPAX dulu. Boleh, kan?!
    Kisah yang inspiratif sekali, Bro.😛

    • Terima kasih atas kunjungannya di Blog yang sederhana ini………,semoga kisahnya bermanfaat.

  4. Sebuah kisah yang Indah dan menyentuh hati, semoga kita semua mampu menjaga Amanah yang diberikan, Amin

    • Amin…….,semoga dengan adanya kisah ini kita bisa menjadi orang yang Amanah bli,

  5. alam endah benar. kisah dalam posting ini inspiratif sekali🙂

    • Terima ksih atas kunjungannya kawan………,

  6. yups, kisah yang sangat terkenal tentang kejujuran dan amanah🙂

    • betul,betul,betul……..,Thanks untuk kunjungannya,

  7. sebuah cerita yang bisa memberi inspirasi buat saya agar terus amanah dan jujur dalam apa juga hal pun

    • Semoga Artikel ini juga membrikan manfaat dan hikmah untuk kita semua…….,


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: