Oleh: hudaesce | 14/09/2010

Semutpun ingin merdeka

Meronta dan berontak,iutlah yang terjadi dinegara-negara kecil terhadap penindasan dan kesewenang-wenangan penjajah Amerika dan kroni-kroninya.betapa tidak?Negara yang tidak mau tunduk dianggap musuh dan dibuat makar untuk dihancurkan beramai-ramai,tidak peduli negara itu berdaulat ataupun bekas temannya yang penting diratakan.dan negara yang mau tunduk dujadikan teman,disayang dan dibantu.

Tapi,benarkah dibantu ?Tidak !!!Akhlaq nagara penjajah tidak akan mau membantu tanpa pamrih.sudah menjadi tabiat penjajah bahwa Negara yang menjadi temennya akan dibantu tetapi dengan cara diperas atau dimanfatkan.dan itu bisa mellui bantuan (baca:penjajahan)ekonomi dengan memberi pinjaman yang tidak bisa dikembalikan.atau bantuan militer yang kemudian diembargo amunisinya jika membangkang sehinggga menjadi negara yang lemah.

Bagi negara-negara kecil yang ber”Harga diri”tinggi,tentu tidak mau dinjak-injak dengan segala resikonyaseperti Kuba,Lybia,Iran,Irak.Afganistan,Korea utara dan lain-lainnya.meskipun beresiko negaranya dijajah seperti Irak dan afganistan sekarang ini.dan bagi negara yang harga dirinya lemah tentu masih takut-takut,yang justry dengan takut-tkut itu malah memperparah keadaan.

Termasuk negara yang takut tersebut adalah Venezuela,sebuah negara kecil di Amerika latin yang tentu saja dekay denga wilayah Amerika.sudah lama menjadi “pelayan”Bos Amerika dengan menjual minyaknya ke negara adidaya tersebut,bahkan Negaranya sendiri pernah krisis gara-gara dipasok ke Amerika.

Ibarat pepatah semutpun marah bila terus diganggu,dengan moment harga minyak yang terus meroket sekarang ini,sang Presiden mulai meronta.Ia tidak mau menjadi Negara yang didekte dan diinjak terus.maka sekarang Venezuela menjadi Negara yang berseberangan dan berani denga terng-terangan melawan dominasi sang Boss Amerika,yang sukanya memang koboi-koboian menjajah sna-sini.

Sekarang bagaimana dengan kita ? Bukankah kita sudah merdeka?Tapi,benarkah kita sudah benar-benar merdeka?Jika sudah kenapa masih ada intervensi dari PBB?kenapa Amerika dan konco-konconya melalui PBB memisahkan Hak kita di Timor-timur?kenapa sekarang ini jauga masih mau mengobok-obok papua? dan masih panjang lagi daftar campur tangan mereka jika dibuka,tidak cukup 1 buku untuk menulisnya.

Baru saja kita Merayakan kemerdekaan yang ke 65 tahun,sebagai negara merdeka yang bukan hadiah dari amerika ataupun PBB.tetapi karena perjuangan,sudah semestinya kita menjadi Negara yang merdeka pula.Berapa harta yang sudah dikorbankan untuk meraih kemerdekaan itu,berapa juta jiwa yang menjadi pahlawan yang dikenal dan terutama yang tidak dikenal untuk merebut sebuah kemerdekaan itu.tentu mereka yang berkorban itu satu pandangan dan satu pemahaman,bahwa Negara yang merdeka itu adalah Negara yang tidak didekte dan ditekan untuk kepentingan negara lain,karena jika masih begitu berarti kita masih belum merdeka.


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: