Oleh: hudaesce | 14/09/2010

Pandanglah kesulitan sebagai sebuah tantangan

Setiap manusia pasti memiliki persoalan dalam    kehidupan.mengalami berbagai kesulitan yang harus  dipecahkan tetapi tidak banyak manusia yang berhasil dalam  memecahkan kesulitan tersebut.alih-alih yang ada malah  justru lari (menghindar) dari kesulitan yang ada pada  persoalan lainnya.Padahal bukankah ALLOH SWT  memerintahkan hambanya agar kita berani dan tegar dalam menghadapi segala kesulitan  dan persoalan dalam hidup serta mengembalikan semuanya kepada ALLOH SWT setrelah kita ber ikhtiyar.“Dan bahwasanya kepada Tuhanmulah kesudahan (segala sesuatu)” (QS:An najm:42)

Bukankah ALLOH SWT menciptakan segala sesuatu di alam semesta ini berpasang-pasangan.ada siang ada malam,ada senang dan susah,masing-masing berputar pada porosnya.Seandainya dalam kehidupan ini tidak ada kesusahan maka kita tidak akan merasakan yang namanya senang,susah dibutuhkan agar kita dapat merasakan senang.Itulah hakikat penciptaan sesuatu berpasang-pasangan oleh ALLOH SWT.

Kehidupan ibarat roda yang berputar pada porosnya,tiap perputaran memiliki garis sendiri-sendiri yang telah digariskan oleh ALLOH SWT.jadi,sejauh apapun kita menghindar dari kesulitan yang menimpa kita,kita akan mendapati kesulitan yang lain.bagi mereka yang mampu menyelesaikan kesulitan yang sedang dihadapi,maka baginya kemudahan dan kebahagiaan.

” Karena sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan.Sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan.Maka apabila kamu selesai dari urusan satu,kerjakanlh dengan sungguh-sungguh urusan yang lainnya.dan hanya kepada Tuhanmulah hendaknya kmu berharap.”( QS 94:5-8 ) jika dalam hidup kita mengalami kesulitan atau permasalahan,maka pandangkah kesulitan itu sebagai tantangan yang harus segera diselesaikan.carilah akar permasalahannya,setelah ketemu cobalah untuk mencari solusinya.jangan malah meninggalkan kesulitan yang ada dengan cara menghindar darinya,karena sesungguhnya kita akan menemukan kesulitan yang baru lagi.jadi percuma kalau sekedar menghindar dari persoalan/kesulitan tersebut.

Ibarat sebuah gunung yang diselimuti kabut yang sangat tebal,orang pasti akan menganggap tidak akan dapat menembus kabut tersebut.tapi jika kita dekati sesungguhnya pasti ada celah yang akan dapat  menghantarkan kita untuk sampai ke gunung.begitu juga dengan kesulitan atau permasalahan yang sedang kita hadapi,karena sesungguhnya tiap persoalan pasti ada jalan keluarnya. Wallohu A’lam Bi-showab…….,


Responses

  1. ya demikianlah semua yang hidup pati pernah merasakan kesulitan tetapi sesudah kesulitan pasti ada kemudahan

    • betul,betul,betul…….,

  2. Your life is your journey, you must responsible of your life. Ya gak hehehe🙂

    • Betul sekali itu mas,ini adalah hidup kita segala sesuatu baik/burukpun itu tergantung pada diri kita.


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: